Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Tampilkan postingan dengan label Semarang Eye Center. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semarang Eye Center. Tampilkan semua postingan


Katarak adalah suatu keadaan dimana lensa mata menjadi keruh akibat dari berbagai macam penyebab. Biasanya katarak merupakan bagian dari proses pertambahan umur seseorang. Namun dengan teknologi kedokteran modern, katarak tidak lagi merupakan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Berjuta-juta orang telah bebas dari katarak melalui proses operasi mikro yang aman dan nyaman. Pasien bisa langsung pulang ke rumah dan dapat melakukan aktifitas kembali beberapa saat setelah menjalani operasi.

Brosur ini akan memberikan informasi umum mengenai katarak serta apa yang terjadi sebelum, pada saat dan sesudah operasi katarak. Dokter spesialis mata anda akan memberikan informasi lebih rinci berkaitan dengan mata anda.

Mata kita bekerja seperti sebuah kamera. Lensa mata yang terletak di dalam mata (di belakang Iris) bertugas memfokuskan cahaya agar membentuk suatu bayangan yang tajam di retina. Retina bekerja seperti film pada sebuah kamera yang berfungsi untuk merekam bentuk bayangan suatu obyek dalam bentuk gambar. Gambar tersebut dihantarkan melalui syaraf optik menuju otak untuk diterjemahkan menjadi sesuatu yang kita lihat.


APA YANG DISEBUT KATARAK?

Katarak adalah perubahan lensa mata yang tadinya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh. Katarak menyebabkan penderita tidak bisa melihat dengan jelas. Pada penderita katarak, cahaya sulit mencapai retina sehingga bayangan pada retina menjadi tidak jelas atau kabur. Keadaan ini sama seperti hasil pemotretan yang tidak jelas akibat lensa kamera yang kotor.

GEJALA KATARAK

1. Pandangan kabur atau berkabut seperti melihat melalui kaca yang berembun.
2. Ukuran kaca mata sering berubah.
3. Sering merasa silau pada siang hari atau pada cahaya yang berlebihan.
4. Dapat melihat bayangan ganda pada saat mengemudi di malam hari.

JENIS-JENIS KATARAK

1. Katarak Kongenital
Diderita oleh bayi dan anak-anak yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus pada saat ibu hamil muda.

2. Katarak Senilis
Katarak yang disebabkan oleh proses penuaan.

3. Katarak Traumatik
Katarak yang disebabkan oleh trauma atau kecelakaan langsung pada mata.

4. Katarak Komplikata
Katarak yang disebabkan oleh infeksi atau penyakit tertentu seperti penyakit Kencing Manis.

APAKAH ANDA MEMERLUKAN OPERASI?

Perlu tidaknya mata anda dioperasi akan ditentukan dari hasil konsultasi anda dengan dokter spesialis mata. Bila pekerjaan anda memerlukan penglihatan yang tajam maka anda akan lebih membutuhkan operasi lebih dini dibanding dengan mereka yang jenis pekerjaannya kurang memerlukan penglihatan yang tajam.

SEBELUM OPERASI
Sebelum menjalani operasi, beberapa tes rutin akan dilakukan untuk mengetahui keadaan dan kelayakan mata yang akan dioperasi serta kesehatan umum anda disesuaikan dengan kebutuhan jenis operasi tersebut.

Mata anda akan diberikan obat tetes. Namun, mungkin juga akan diberi obat minum agar anda merasa santai. Kebanyakan operasi katarak tidak memerlukan pembiusan total karena pembiusan lokal sudah cukup.

OPERASI KATARAK

Ada 2 macam teknik yang biasa dilakukan pada operasi katarak, yaitu:
1. Fakoemulsifikasi.
2. Ekstraksi katarak ekstra kapsuler (EKEK).


FOKOEMULSIFIKASI

Fakoemulsifikasi adalah teknik yang paling modern. Hanya diperlukan sayatan yang sangat kecil yaitu sekitar 3 mm disisi kornea. Lensa akan dihancurkan menjadi kepingan halus dengan getaran ultrasonik kemudian disedot keluar. Lensa akan diganti dengan lensa intra-okuler yang dapat dilipat/dipilin dan dimasukkan melalui sayatan kecil tadi. Sayatan kecil tersebut dapat pulih dengan sendirinya tanpa memerlukan jahitan sehingga memungkinkan anda cepat beraktifitas normal kembali. Operasinya sendiri memakan waktu kuranglebih 30 menit.


EKSTRAKSI KATARAK EKSTRA KAPSULER

Ekstraksi Katarak Ekstra Kapsuler (EKEK) adalah teknik lama dan membutuhkan sayatan yang lebih besar untuk mengeluarkan dan mengganti lensa mata katarak dengan lensa intraokuler yang tidak dapat dilipat. Sayatan kemudian dijahit dan memerlukan waktu yang lebih lama untuk pulih kembali.


PROSES PENYEMBUHAN

Dengan teknik operasi modern anda tidak perlu menginap di rumah sakit. Anda dapat segera mengerjakan aktifitas rutin anda seperti mandi dan cuci rambut, membaca dan kembali bekerja.



visite our website : http://www.rsisultanagung.co.id/

Katarak adalah suatu keadaan dimana lensa yang terletak di dalam mata berubah menjadi keruh, sehingga menghalangi masuknya cahaya ke dalam bola mata yang mengakibatkan terganggunya penglihatan
Katarak biasanya dijumpai pada orang tua, tetapi dapat pula terjadi segera setelah kelahiran.
Secara normal Katarak merupakan bagian dari proses ketuaan yang merubah gambaran fisik dari lensa.
Katarak dapat juga dihubungkan dengan penyakit tertentu seperti diabetes mellitus (kencing manis) atau karena kecelakaan.

Gejala Katarak
Penyakit katarak ditandai dengan adanya keluhan penderita tentang
penglihatan yang semakin lama semakin kabur, tidak dapat dikoreksi (dibantu) lagi dengan kacamata.
Mata tidak sakit, tidak merah tetapi silau bila melihat, seperti melihat dari balik tirai atau kelambu

Pengobatan Katarak
Penyakit katarak tidak dapat diobati dengan tetes atau obat minum. Sampai saat ini penanganan yang terbaik adalah melalui tindakan operasi dengan mengambil lensa yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan yang jernih.
Pelaksanaan operasi disesuaikan dengan kebutuhan penderita, sampai dengan batas sangat terganggunya penglihatan dalam melakukan aktifitas sehari-hari.
Pada sebagian besar penderita, operasi katarak berhasil dengan baik, dan penderita akan mendapat perbaikan tajam penglihatan.
Penderita katarak setelah dilakukan tindakan operasi disarankan untuk kemakai kacamata afakia, lensa kontak atau pemakaian lensa tanam.

Seputar Lensa Tanam Intra Okular
Lensa tanam merupakan salah satu upaya rehabilitasi penderita katarak. Lensa tanam diletakkan didalam bola mata pada saat operasi dan tidak perlu dikeluarkan kembali.
Penggunaan lensa tanam dapat menunjang penglihatan penderita katarak.
Pada beberapa kasus tertentu penglihatan kadang-kadang terganggu setelah beberapa bulan operasi karena penebalan selaput lensa dibagian belakang. Keadaan ini dapat diperbaiki dengandindakan operasi yang disebut Kapsul-otomi atau dengan penggunaan laser YAG.

Fakoemulsifikasi
Pengobatan Katarak Terkini
Seiring dengan perkembangan teknologi kedokteran yang semakin canggih, pengobatan penyakit katarak yang selama ini dilakukan (Operasi Katarak Ekstra Kapsuler) berkembang dengan sebuah teknik batu yaitu Teknik FAKOEMULSIFIKASI.
Pada operasi katarak Ekstra Kapsuler, secara teknis memerlukan luka operasi yang cukup lebar karenaharus mengeluarkan lensa secara keseluruhan. Tindakan ini akan membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama daripada penggunaan teknik terkini Fakoemulsifikasi.
Tindakan operasi katarak dengan Teknik Fakoemulsifikasi memiliki banyak keunggulan diantaranya :
Luka operasi sangat pendek (3 ml).
Dengan alat fako seluruh lensa dapat dihancurkan dan kemudian disedot/dihisap keluar.
Penggunaan lensa tanam hanya cukup ditutup dengan 1 atau 2 jahitan, atau pada kondisi tertentu tidak memerlukan jahitan sama sekali.
Dengan teknik fako, masa penyembuhan lebih singkat.
Pengobatan Katarak dengan Fakoemulsifikasi sangat membatu penderita KATARAK, namun demikian setiap penderita mempunyai masalah yang berbeda, untuk itu berdiskusi dan berkonsultasi dengan dokter mata akan sangat membantu dalam memberikan pengobatan terbaik bagi mata Anda.

visite our website : http://www.rsisultanagung.co.id/

LASIK (Laser Assisted In-situ Keratomileusis)
LASIK adalah suatu prosedur/tindakan dengan tujuan memperbaiki kelainan refraksi pada mata sehingga setelah dilakukan tindakan ini, penderita kelainan refraksi diharapkan dapat terbebas dari kacamata/lensa kontak.

Sejak pertama kali dikembangkan pada tahun 1990, teknologi lasik terus berkembang pesat. Teknologi terkini pada tindakan LASIK adalah yang disebut Wavefront Guided LASIK/Refraktive Surgery, yaitu gabungan antara ketepatan pengukuran dan kelainan refraksi mata. Yang memperhitungkan berbagai faktor, selanjutnya digunakan untuk menetapkan parameter-parameter pada prosedur/tindakan LASIK. Semua pekerjaan ini dikerjakan oleh System yang khusus, sehingga kesalahan-kesalahan pengukuran pada metode konvensional dapat dihindarkan.

Semarang Eye Center sebagai pusat pelayanan LASIK pertama di Jawa Tengah selain mempunyai dokter yang handal dan telah berpengalaman juga berusaha memberikan pelayanan yang prima. Hal ini dibuktikan dengan ruang yang sangat representatif dan nyaman serta service yang memuaskan.





Indikasi
Siapakah yang dapat menjalani tindakan LASIK?
1. Apabila sudah berumur 18 tahun.
2. Tidak sedang hamil atau menyusui.
3. Tidak mempunyai riwayat auto imun.
4. Mempunyai ukuran kacamata yang stabil.
5. Gangguan penglihatan anda dapt dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak.
6. Kelainan refraksi anda berkisar ± 4.00 s/d 14 Dioptri.
7. Apabila anda menggunakan lensa kontak, minimal anda telah melepas lensa kontak 14 hari berturut-turut untuk soft contact lensa dan selama 30 hari untuk hard
contact lens.

Gangguan pelihatan apa saja yang dapat diperbaiki LASIK?
Myopia yaitu gangguan penglihatan jauh, biasanya dikoreksi dengan kacamata minus.
Hyperopia yaitu gangguan penglihatan dekat, biasanya dikoreksi dengan kacamata plus.
Astigmatism yaitu gangguan penglihatan yang disebabkan oleh bayangan tidak jauh dari satu titik di sumbu penglihatan, biasanya dikoreksi dengan kaca mata silinder.

Kontra Indikasi
Penyakit/keadaan apa saja dimana tindakan LASIK tidak dianjurkan?
1. Mata yang mengalami infeksi.
2. Keratokonus (lengkung kornea terlalu tinggi).
3. Kornea terlalu tipis.
4. Kehamilan.
5. Mata yang kering (dry eyes).
6. Riwayat penyakit Glaukoma.
7. Penderita diabetes melitus yang telah mengalami komplikasi retina.



Efek samping pasca prosedur
Efek samping apa saja yang dapat terjadi pada prosedur atau tindakan LASIK?
Pada sebagian besar pasien yang menjalani tindakan ini menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, namun sebagaimana halnya kemungkinan resiko akibat tindakan LASIK dapat dialami oleh sebagian kecil pasien, antara lain:
1. Over Correction (kelebihan koreksi).
2. Under Correction ( kekurangan koreksi).
3. Regresi, yaitu kelainan refraksi kembali timbul. Umumnya terjadi pada myopia tinggi (lebih dari 10.00 Dioptri).Hal ini dapat dikoreksi dengan tindakan LASIK ulangan setelah terjadi penyembuhan sempurna.

Prosedur untuk menjadi pasien LASIK
Sebelum memutuskan untuk menjalani prosedur/tindakan LASIK anda harus menjalani tahap-tahap dibawah ini :
1. Konsultasi awal agar mengerti betul prosedur/tindakan LASIK : manfaat tindakan ini dan kemungkinan komplikasi yang dapat timbul.
2. Konsultasi/pemeriksaan oleh dokter spesialis mata. Mata anda akan diperiksa secara teliti dengan menggunakan peralatan muthakir secara komputerisasi, sehingga dapat diputuskan apakah kemungkinan bagi anda untuk menjalani tindakan LASIK.
3. Rangkaian pemeriksaan tersebut adalah dalam rangka mengumpulan data yang dibutuhkan untuk prosedur/tindakan LASIK.
Prosedur/tindakan LASIK memerlukan pembiusan lokal karena itu anda tidak perlu menjalani rawat inap.


visite our website : http://www.rsisultanagung.co.id/

Semarang Eye Center (SEC) merupakan salah satu lembaga pelayanan kesehatan yang berada dibawah naungan Rumah Sakit Islam Sultan Agung milik Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Semarang. SEC sebagai pusat pelayanan kesehatan mata terlengkap di Jawa Tengah ini mulai dibuka pada tanggal 21 Mei 2005 dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Bapak H. Mardiyanto. Di dukung peralatan-peralatan cangih dengan menggunakan teknologi terkini serta tindakan operasi subspesialistik oleh dokter-dokter spesialis mata yang berkualitas, Semarang Eye Center menjadi pusat rujukan pengobatan mata bagi masyarakat Jawa Tengah. SEC Menempati ruangan khusus yang representatif , dengan pelayanan terpusat, pengguna layanan SEC akan mendapatkan pelayanan "One Stop Service" dimulai pemeriksaan awal, pengobatan, konsultasi tindakan operatif, apotik dan optik yang berada dalam satu lokasi.
Fasilitas
Semarang Eye Center (SEC) Rumah Sakit Islam Sultan Agung, menempati ruangan khusus yang representatif, dengan pelayanan terpusat, pengguna layanan SEC akan mendapatkan pelayanan "One Stop Service" dimulai pemeriksaan awal, pengobatan, konsultasi tindakan operatif, apotik dan optik yang berada dalam satu lokasi.
Semarang Eye Center juga dilengkapi dengan peralatan canggih dan akurat menggunakan teknologi komputer digital serta tindakan Operasi Mata Subspesialistik dengan tehnik operasi dan peralatan paling mutakhir :
Alat operasi mata Millenium (Fakoemulsifikasi).
Merupakan alat operasi mata dengan teknologi terbaru terutama untuk operasi katarak dan retina. Dengan alat ini operasi akan berlangsung lebih aman dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.
Humphrey Automatic Perimeter.
Alat pemeriksaan lapang pandang Humphrey. Alat ini digunakan untuk memeriksa lapang pandangan yang terganggu terutama untuk pencegahan dan pengawasan penyakit glaukoma.
Non Contact Tonometer.
Alat pengukur tekanan bola mata otomatis. Alat ini digunakan untuk mengukur tekanan bola mata secara cepat dan akurat, tanpa menyentuh bola mata. Terutama digunakan untuk pengendalian penyakit glaukoma.
Fundus Camera Non Mydriatil.
Alat pemeriksaan fundus camera. Alat ini digunakan untuk pengambilan gambar retina, untuk menemukan komplikasi penyakit Diabetes dan penyakit lainnya secara mudah dan nyaman karena tidak perlu persiapan apapun.
Ophthalmic Imaging System.
Alat ini digunakan untuk menilai keadaan retina. Dengan alat ini dapat dibuat foto serial dengan ataupun tanpa kontras, sehingga dapat dinilai keadaan retina, khoroid dan syaraf optik. Berbagai penyakit yang tidak tampak dengan foto fundus biasa dapat diketahui dengan pemeriksaan menggunakan alat ini.
Slit Lamp.
Slit Lamp digunakan untuk melihat dan mengambil gambar kelainan mata bagian depan secara lebih detil. Dengan demikian kelainannya akan tampak lebih jelas.
Alat Laser Mata. Alat ini digunakan untuk melakukan pengobatan kelainan pada retina. Untuk pengobatan dengan alat ini perlu persiapan sebelumnya antara lain ditetes untuk melebarkan pupil.
Phoroptor.
Suatu alat pemeriksaan tajam penglihatan subjektif secara yang lengkap menggunakan projektor dan berbagai jenis lensa coba. Pemeriksaan dapat dilakukan lebih akurat.
Autorefrakto keratometer. Alat ini digunakan untuk mengukur kekuatan refraksi komea secara otomatis, dengan alat ini secara cepat dapat diketahui ukuran lensa kacamata yang mungkin diperlukan oleh penderita.
Cryotherapy.
Alat yang dipergunakan pada operasi retina dan glaukoma tertentu. Dengan alat ini retina yang lepas (ablasio retina) dapat direkatkan kembali.
Foto Segmen Anterior.
Dengan alat ini dapat dibuat foto bagian depan bola mata sehingga pasien dapat melihat bagian matanya yang sakit.
USG Mata (A & B Scan).
Seperti USG yang lain, alat ini dapat menilai keadaan didalam bola mata apabila bagian tersebut tidak dilihat dari depan akibat adanya kekeruhan pada media, misalnya katarak. Dengan alat ini dapat diukur kekuatan lensa tanam (IOL) yang akan dipasang pada pasien yang menjalani operasi katarak sehingga didapatkan tajam penglihatan yang lebih baik. Operating Microscope. Dengan alat ini operasi mata dapat dilakukan lebih teliti karena obyek dapat terlihat lebih jelas dan detail sehingga hasil yang diperoleh akan lebih optimal.
visit our website : www.rsisultanagung.co.id

Visitor Counter

counter
Sejak September 2007

Now Users Online

Visite Our Website : http://www.rsisultanagung.co.id/